Berita Pasar
Rekor Penyaluran Pinjaman di Tiongkok Tak Mampu Stabilkan Ekonomi - ZFX

Rekor Penyaluran Pinjaman di Tiongkok Tak Mampu Stabilkan Ekonomi

15-01-2024 03:26

Penyaluran pinjaman baru oleh bank-bank di Tiongkok pada bulan Desember tidak memenuhi ekspektasi analis, meskipun total pemberian pinjaman sepanjang tahun 2023 mencapai rekor baru. Menurut data dari People’s Bank of China yang dirilis pada Jumat, bank-bank di Tiongkok mengeluarkan pinjaman baru sebesar 1,17 triliun yuan ($163,31 miliar) pada bulan Desember, naik dari bulan November tetapi di bawah prediksi analis yang memperkirakan sekitar 1,40 triliun yuan. Meski begitu, total pemberian pinjaman baru sepanjang tahun mencapai rekor sebesar 22,75 triliun yuan, naik 6,8% dari tahun sebelumnya.

Meskipun mencatatkan rekor baru dalam pemberian pinjaman, ekonomi Tiongkok masih menghadapi kesulitan dalam memulihkan momentumnya setelah melalui lonjakan singkat pasca-pandemi COVID-19. Kepercayaan konsumen dan bisnis tetap lemah, sementara pemerintah daerah berjuang dengan utang yang besar, dan krisis properti yang berkepanjangan memberikan tekanan berat pada sektor konstruksi dan investasi.

Kelemahan permintaan tersebut juga membawa tekanan deflasi ke dalam tahun 2024, mempertahankan harapan akan langkah-langkah pelonggaran kebijakan lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan. Zong Liang, Kepala Riset di Bank of China yang dimiliki negara, menegaskan bahwa kebijakan moneter harus dilonggarkan mengingat tekanan deflasi yang dihadapi dan bahwa suku bunga seharusnya diturunkan secara tepat.

Meski demikian, analis memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan mencapai target resmi sekitar 5% pada tahun 2023, dan pemerintah diharapkan mempertahankan target tersebut pada tahun ini. Namun, untuk mendukung ekonomi yang tidak stabil, diantisipasi bahwa Bank Sentral Tiongkok (PBOC) akan mengumumkan langkah-langkah pelonggaran kebijakan lebih lanjut dalam waktu dekat. PBOC diharapkan akan meningkatkan penyuntikan likuiditas dan memangkas suku bunga kunci, di tengah kekhawatiran terhadap tekanan deflasi dan ketidakpastian seputar durasi krisis perumahan.

Sementara pinjaman rumah tangga mencapai 4,33 triliun yuan, hampir 20% dari total pinjaman baru, pinjaman korporat mencapai 17,91 triliun yuan. Pertumbuhan M2, ukuran suplai uang yang luas, tercatat sebesar 9,7% dari tahun sebelumnya, terendah sejak Maret 2022. Pertumbuhan pinjaman yuan yang beredar dan pembiayaan sosial total juga memberikan gambaran tentang ekonomi yang tidak merata, dengan pinjaman yuan yang beredar mencapai pertumbuhan terendah dalam lebih dari dua dekade dan pertumbuhan pembiayaan sosial total yang meningkat.

Data ini memberikan pandangan terperinci tentang dinamika ekonomi Tiongkok yang masih sulit, sementara investor menantikan data-produk lainnya yang akan dirilis untuk mendapatkan petunjuk apakah ekonomi dapat mendapatkan momentum yang lebih solid di tahun 2024 atau memerlukan dukungan lebih lanjut.

USD/CNH – Technical Analysis

Sejak Kamis pekan lalu, pair USD/CNH tampak masih berada dalam uptrending channel yang menggambarkan dominasi Dolar terhadapn Yuan. Dengan resistance utama terdekat yang berada di 7.2000 memungkinkan USD/CNH untuk terkoreksi dari bullish trend yang telah tercipta dari area 7.085 sebagai support utama. Pair ini masih akan terus bullish selama masih berada di atas area 7.1600 sebagai area support dan tidak menciptakan lower low di bawahnya.

OPINI ANALIS ZFX

Meskipun Tiongkok mencatatkan rekor baru dalam total pemberian pinjaman sepanjang tahun 2023, kenyataannya adalah bahwa ekonomi Tiongkok masih berjuang untuk mendapatkan pijakan yang mantap setelah melewati lonjakan singkat pasca-pandemi COVID-19. Mesin pertumbuhan ekonomi yang diharapkan tidak sejalan dengan kenyataan, dengan kepercayaan konsumen dan bisnis yang tetap rendah, sementara krisis properti yang berkepanjangan dan utang pemerintah daerah memberikan tekanan signifikan. Meskipun Bank Sentral Tiongkok (PBOC) diharapkan untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut guna mendukung pertumbuhan yang tidak stabil, terdapat tantangan seiring risiko deflasi yang masih relevan dan alokasi kredit yang cenderung lebih banyak mengalir ke sektor produktif daripada konsumsi. Dengan adanya proyeksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang mencapai target resmi sekitar 5% pada tahun 2023, investor tetap di ujung kursi mereka, mengamati tanda-tanda apakah langkah-langkah stimulus berikutnya akan cukup untuk menghidupkan kembali momentum ekonomi yang dibutuhkan.

Baca juga: SpaceX Jual Bitcoin Senilai $373 Juta, BTC Anjlok 7% dalam Sehari

Promo Spesial dari ZFX Indonesia:

——

Peringatan Risiko: Konten di atas hanya untuk referensi dan tidak mewakili posisi ZFX. ZFX tidak menanggung segala bentuk kerugian yang disebabkan oleh operasi perdagangan apa pun yang dilakukan oleh artikel ini. Harap tegas dalam pemikiran Anda dan lakukan pengendalian risiko yang sesuai.

—————————————————————————————————————————

ZFX (Zeal Capital Market) is an FCA & FSA licensed online Forex & CFD broker providing more than 100 products for Forexcommoditiesstock indices, and share CFDsOpen a trading account with min. USD 50 deposit and download our MT4 trading platform now!