Berita Pasar
Antisipasi Data Inflasi AS dan Kebijakan China terhadap Harga Logam Mulia dan Industri - ZFX

Antisipasi Data Inflasi AS dan Kebijakan China terhadap Harga Logam Mulia dan Industri

13-05-2024 04:54

Harga emas kembali melandai dalam perdagangan Asia pada hari Senin, merangkum beberapa keuntungan terbaru karena para pedagang cenderung lebih memilih dolar menjelang data inflasi AS yang akan dirilis lebih lanjut dalam pekan ini.

Logam mulia ini mengalami sedikit kekuatan minggu lalu karena beberapa tanda perlambatan ekonomi AS memicu spekulasi akan potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada tahun 2024. Namun, meskipun ada peningkatan, harga emas masih tetap berada di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada bulan April, dengan perkiraan akan tetap berada dalam kisaran tertentu menjelang data inflasi yang diantisipasi minggu ini.

Pada pukul 10.55 WIB, harga emas spot turun 0,1% menjadi $2.357,35 per ons, sedangkan kontrak berjangka emas yang akan berakhir pada bulan Juni turun 0,5% menjadi $2.363,65 per ons.

Para pelaku pasar di pasar logam mulia dan industri berada dalam ketegangan menjelang pembacaan inflasi AS yang dianggap penting dalam menentukan arah kebijakan moneter. Data indeks harga produsen untuk bulan April dijadwalkan akan dirilis pada hari Selasa, diikuti oleh data indeks harga konsumen yang lebih banyak diperhatikan pada hari Rabu.

Tanda-tanda inflasi yang bertahan kemungkinan akan lebih lanjut mengurangi harapan akan pemotongan suku bunga AS tahun ini. Ini dapat meningkatkan nilai dolar AS dan menekan harga logam mulia serta industri. Meskipun dolar AS mengalami volatilitas baru-baru ini, data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen AS melemah secara signifikan pada bulan Mei, namun proyeksi inflasi tetap tinggi untuk tahun mendatang.

Harga logam mulia secara keseluruhan juga berada di bawah tekanan menjelang pembacaan inflasi minggu ini. Ini karena suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama akan meningkatkan biaya kesempatan dari investasi di pasar logam, membuatnya menjadi alternatif yang kurang menarik.

Harga platinum berjangka stabil pada $1.005,05 per ons, sementara harga perak turun 0,8% menjadi $28,288 per ons.

Di sisi lain, harga tembaga mengalami kenaikan pada hari Senin, tetap berada dekat dengan level tertinggi dalam dua tahun, karena beberapa optimisme terkait pasar yang lebih ketat. Namun, kenaikan lebih lanjut terhenti oleh sinyal yang bercampur dari China, yang merupakan importir utama komoditas tersebut.

Kontrak berjangka tembaga tiga bulan di Bursa Logam London naik 0,3% menjadi $10.080,50 per ton, sedangkan kontrak berjangka tembaga satu bulan naik 0,2% menjadi $4,6630 per pon.

Data inflasi China yang dirilis pada akhir pekan menunjukkan adanya peningkatan inflasi CPI, tetapi inflasi PPI, yang merupakan indikator utama aktivitas pabrik dan bisnis lokal, terus menyusut selama 19 bulan berturut-turut.

Meskipun pembacaan inflasi yang bervariasi tersebut, pasar mendapat dorongan dari kebijakan Beijing yang longgar terhadap sektor properti yang bermasalah. Langkah ini dapat mendukung permintaan tembaga dalam beberapa bulan mendatang. Meskipun demikian, ekspektasi inflasi global tetap menjadi faktor penentu penting bagi pergerakan harga logam industri ini dalam waktu dekat.

XAU/USD – Technical Analysis

Harga emas kembali mengalami kenaikan sejak sesi terakhir, dengan membentuk swing high baru di area 2376 menandakan adanya potensi kelanjutan kenaikan XAU/USD. Kondisi terkini dimana emas turun hanyalah menjadi retracement dari kenaikan kemarin. Ada potensi emas akan kembali naik setelah membentuk support di area fibonacci retracement 50%, yakni pada level 2344 sebelum naik lagi.

OPINI ANALIS ZFX

Meskipun terjadi penurunan harga emas dalam perdagangan Asia dan potensi penurunan lebih lanjut menjelang data inflasi AS yang penting, pasar logam mulia dan industri tetap dalam posisi yang tegang. Para pelaku pasar memperhatikan dengan cermat data inflasi yang akan dirilis, karena dapat memberikan petunjuk yang kuat mengenai arah kebijakan moneter AS ke depan. Namun, di tengah ketidakpastian tersebut, kebijakan Beijing yang longgar terhadap sektor properti yang bermasalah di China mungkin dapat memberikan dukungan tambahan bagi permintaan tembaga dalam beberapa bulan mendatang. Dengan demikian, investor tetap waspada terhadap setiap perkembangan penting dalam data ekonomi global, yang akan memengaruhi arah pergerakan harga logam mulia dan industri.

Baca juga: SpaceX Jual Bitcoin Senilai $373 Juta, BTC Anjlok 7% dalam Sehari

Promo Spesial dari ZFX Indonesia:

——

Peringatan Risiko: Konten di atas hanya untuk referensi dan tidak mewakili posisi ZFX. ZFX tidak menanggung segala bentuk kerugian yang disebabkan oleh operasi perdagangan apa pun yang dilakukan oleh artikel ini. Harap tegas dalam pemikiran Anda dan lakukan pengendalian risiko yang sesuai.

—————————————————————————————————————————

ZFX (Zeal Capital Market) is an FCA & FSA licensed online Forex & CFD broker providing more than 100 products for Forexcommoditiesstock indices, and share CFDsOpen a trading account with min. USD 50 deposit and download our MT4 trading platform now!